Apa yang Boleh dan Tidak Boleh saat Hamil Muda?

Apa yang Boleh dan Tidak Boleh saat Hamil Muda - dr. Ivan Sini

Saat hamil muda, banyak ibu yang bertanya “apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat hamil muda ya, dok?”.

Hal ini dikarenakan banyaknya informasi yang beredar di masyarakat mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat hamil muda.

Tidak jarang hal tersebut membuat ibu menjadi semakin khawatir dan bingung tentang apa saja hal yang harus ia lakukan dan hindari.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang apa saja yang sebenarnya boleh dan tidak boleh dilakukan saat hamil muda.

Yuk kita bahas!

Fakta tentang Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan saat Hamil Muda

Dalam menjaga kehamilan muda, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Asupan Makanan dan Minuman

Kenyataannya, sebagian besar makanan dan minuman boleh dikonsumsi pada saat hamil muda.

Ibu hamil muda diperbolehkan untuk mengkonsumsi daging, ikan, sayur, buah, kopi, hingga teh asalkan jumlahnya tidak berlebihan.

Meski demikian, ada baiknya ibu hamil menghindari daging mentah.

Hal ini dikarenakan, konsumsi daging mentah berpotensi menyebabkan terjadinya infeksi saluran pencernaan yang akan menyebabkan gangguan pada kehamilan muda.

2. Merokok

Hal yang perlu dihindari berikutnya adalah merokok.

Merokok dapat menyebabkan bayi mengalami berat badan lahir rendah dan gangguan kemampuan belajar.

Dalam hal merokok, ibu hamil bukan hanya harus berhenti merokok secara aktif, namun juga secara pasif.

Oleh karena itu, kondisikan lingkungan ibu hamil agar terbebas dari asap rokok.

3. Konsumsi Alkohol

Selain merokok, konsumsi alkohol juga perlu dihentikan selama kehamilan berlangsung.

Bahkan, alkohol yang berjumlah sedikit pun dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin.

Jika ibu mengkonsumsi alkohol saat hamil, maka janin berisiko mengalami sindrom alkohol janin atau fetal alcohol syndrome (FAS).

Dampak dari gangguan ini adalah dapat menyebabkan berat badan lahir rendah, gangguan kemampuan belajar, masalah perilaku, hingga proses tumbuh kembang bayi yang terhambat.

4. Bed Rest

Banyak yang mengira bahwa ibu hamil perlu melakukan bed rest pada tiga bulan pertama kehamilan.

Namun, apakah hal itu perlu dilakukan?

Jawabannya adalah tidak perlu.

Hingga saat ini, belum ada bukti secara saintifik yang menunjukkan bahwa bed rest penting untuk menjaga kehamilan pada tiga bulan pertama.

Namun, hal ini bisa berbeda jika ibu hamil mengalami permasalahan tertentu, seperti flek/spotting atau munculnya rasa tidak nyaman.

Dokter mungkin akan menganjurkan ibu agar beristirahat, tapi tidak perlu sampai bed rest sepenuhnya.

5. Olahraga

Olahraga merupakan hal yang penting dalam kehamilan muda, sehingga sangat disarankan untuk dilakukan.

Namun, sebaiknya ibu melakukan olahraga yang aman, seperti jalan kaki, berlari santai, yoga, atau berenang.

Olahraga yang cukup dapat membantu ibu mengurangi masalah saat hamil, seperti:

  • insomnia
  • nyeri otot
  • peningkatan berat badan yang berlebihan
  • masalah mood swing

Sekian pembahasan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat hamil muda.

Pada artikel-artikel selanjutnya, kita akan membahas lagi tentang hal-hal yang perlu diketahui dalam mempersiapkan kehamilan.

Jika Anda tertarik dengan pembahasan dr. Ivan Sini seputar program hamil dan kehamilan muda, jangan lupa cek artikel lainnya serta follow dan subscribe TikTok, Instagram dan Youtube dr. Ivan Sini ya!

 

Terakhir diperbarui pada: 14 Desember 2023

 

Sumber referensi:

Recent Posts

Peran Genomik dalam Pemeriksaan DNA Forensik

Peran Genomik dalam Pemeriksaan DNA Forensik

Anda pernah menonton serial Crime Scene Investigation (CSI)? CSI bercerita tentang cara tim forensik dari Las Vegas untuk membongkar kasus kriminal hingga kematian yang tidak wajar. Apakah genomik bisa membantu…
Read more >