Apa yang Dirasakan Pasien saat GERD Kambuh?

Apa yang Dirasakan Pasien saat GERD Kambuh - Bu Nita

Gastroesophageal Reflux Disease atau sering disebut GERD adalah suatu reflux atau baliknya isi lambung menuju ke kerongkongan, yang menyebabkan rasa tidak nyaman. Saat GERD kambuh, aktivitas dan pekerjaan pasien bisa sangat terganggu.

Bu Nita, seorang pasien yang telah lama berjuang melawan GERD, berbagi pengalamannya tentang bagaimana kondisi ini mempengaruhi kehidupan sehari-harinya, mulai dari pekerjaan hingga kehidupan sosialnya.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang tanda-tanda GERD saat akan kambuh dari pengalaman Bu Nita.

Baca Juga: Pengalaman Pasien 20 Tahun Melawan GERD, Bisakah Sembuh?

Tanda-Tanda Awal GERD Sebelum Kambuh

Dari pengalamannya selama puluhan tahun, tanda-tanda GERD bisa dirasakan sebelum benar-benar kambuh.

Umumnya hal ini dimulai dengan sedikit nyeri di ulu hati, yang perlahan-lahan bertambah parah. “Kalau di saya, biasanya nyeri di ulu hati dulu yang terasa selama beberapa detik dan semakin nyeri” jelas Bu Nita.

Setelah rasa nyeri di ulu hati, tanda berikutnya adalah munculnya rasa mual dan bahkan muntah. Tidak jarang juga badan menjadi terasa lemas, bahkan rasa lemas ini hingga sampai ke bagian kepala.

Ini merupakan fase yang sangat mengganggu karena tidak hanya mempengaruhi fisik, tetapi juga aktivitas sehari-hari. “Iya sih, terutama kalau kambuh di kantor dan lain-lain, jadi tidak enak dengan teman-teman yang lain karena jadi sering izin.” ungkap Bu Nita.

Baca Juga: Asam Lambung Naik? Waspadai GERD dan Cara Mengatasinya

Dampak GERD Kambuh pada Kehidupan Kerja

GERD tidak hanya mengganggu saat di rumah. Sering kali Bu Nita harus izin dari pekerjaannya karena tidak mampu melanjutkan aktivitas.

Bu Nita juga menceritakan bahwa ada kalanya kondisi ini kambuh tepat saat ia berada di tempat kerja, dan membuatnya harus segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). “Karena terus menerus, teman-teman kantor juga sudah sering banget tiba-tiba harus bawa aku ke IGD.” tambah Bu Nita.

Jika sudah sampai seperti itu, biasanya membutuhkan waktu 2-3 jam untuk perawatan di IGD, dan kemudian dilanjutkan dengan istirahat sehari penuh di rumah sampai benar-benar pulih.

Meski demikian, keesokan harinya Bu Nita sudah bisa beraktivitas kembali dengan normal.

Kesimpulan

Dari pengalaman Bu Nita, kita dapat belajar bahwa sangat penting untuk mengenali tanda-tanda awal GERD dan tidak menganggapnya remeh.

Selain itu, sangat penting juga memiliki dukungan dari lingkungan kerja yang baik, yang dapat mendukung kita dalam mengelola kondisi seperti GERD.

Untuk cara mencegah dan mengatasi GERD kambuh, akan kita bahas di pembahasan selanjutnya, ya!

Jika Anda tertarik dengan pembahasan dr. Ivan Sini seputar kesehatan, jangan lupa cek artikel lainnya serta follow dan subscribe TikTok, Instagram dan Youtube dr. Ivan Sini ya!

Recent Posts

Tips Menghidari Serangan GERD

Tips Mencegah Serangan GERD Kambuh

Pada artikel sebelumnya, kita sudah banyak membahas tentang pengalaman pasien GERD, penyebab hingga gejalanya. Kali ini, kita akan membahas tentang apa saja tips untuk mencegah serangan GERD kambuh berdasarkan pengalaman…
Read more >
Bisakah Mengelola GERD dalam Kehidupan Aktif

Bisakah Mengelola GERD dalam Kehidupan Aktif?

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), sering kali dianggap sebagai halangan untuk orang yang ingin menjalani gaya hidup aktif. Namun, bagi Bu Nita, anggapan tersebut tidak berlaku. Di tengah kesibukan dan kecintaannya…
Read more >