12 Ciri Ciri Hamil Muda yang Paling Awal Terjadi

Ciri Ciri Hamil Muda yang Jarang Disadari

Ciri-ciri hamil muda sering kali tidak disadari karena mirip dengan gejala menstruasi. Meski demikian, ada juga tanda-tanda hamil yang bisa muncul di awal kehamilan, bahkan sebelum terlambat menstruasi.

Setiap wanita bisa mengalami tanda-tanda hamil yang berbeda. Pada artikel ini, kita akan membahas ciri-ciri hamil muda yang sering dialami hingga yang jarang disadari wanita.

Kita juga akan membahas tentang kapan gejala hamil ini mulai dirasakan, dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes kehamilan.

Yuk kita bahas!

Ciri Ciri Hamil Muda yang Umum Terjadi

Meskipun setiap wanita bisa mengalami ciri-ciri yang berbeda, namun berikut adalah ciri-ciri awal kehamilan yang paling umum dialami:

1. Terlambat Menstruasi/Telat Haid

Gejala paling jelas dan umum terjadi adalah terlambat menstruasi. Setelah pembuahan terjadi pada tubuh Anda, tubuh akan menghentikan ovulasi sehingga siklus menstruasi juga berhenti hingga bayi Anda lahir.

Meski demikian, terlambat menstruasi tidak selalu tanda kehamilan saja. Hal ini juga bisa terjadi jika Anda mengalami ketidakseimbangan hormon, stres, olahraga berlebih, dan faktor-faktor lainnya.

2. Sering Buang Air Kecil

Untuk Anda yang bertanya “apa tanda kehamilan sebelum telat haid?”, ini jawabannya. Frekuensi buang air kecil yang meningkat juga bisa menjadi ciri hamil yang terjadi di awal kehamilan minggu pertama, bahkan sebelum telat haid.

Saat kehamilan terjadi, jumlah darah di tubuh Anda akan meningkat. Dampaknya, ginjal akan lebih banyak menyaring darah, dan limbah yang tersaring jadi lebih banyak. Limbah ini akan dikeluarkan dalam bentuk urin.

3. Merasa Kelelahan

Ciri kehamilan berikutnya adalah tubuh mudah merasa kelelahan. Gejala ini bisa terjadi sebagai dampak dari meningkatnya kadar hormon progesteron dalam tubuh.

Hal ini termasuk tanda hamil yang paling sering dijumpai. Meski demikian, tanda kehamilan ini umumnya hilang pada trimester kedua kehamilan, dan dapat muncul lagi di trimester ketiga.

4. Merasa Mual di Pagi Hari (Morning Sickness)

Morning sickness merupakan gejala kehamilan yang ditandai dengan rasa mual dan muntah. Meskipun sering terjadi di pagi hari, namun rasa mual ini juga bisa terjadi di siang hingga malam hari.

Ketika hamil, indra penciuman bisa menjadi lebih sensitif terhadap bau. Hal ini menyebabkan adanya sedikit bau-bauan saja bisa memicu rasa mual.

Rasa mual ini dirasakan oleh kebanyakan orang di awal kehamilan, dan bisa terjadi sejak dua minggu atau satu bulan setelah hamil. Tingkat mual yang akan dirasakan juga berbeda-beda dan tidak selalu diikuti dengan muntah.

Ciri hamil ini merupakan hal yang normal terjadi, namun hal ini akan jadi masalah yang cukup berbahaya jika sampai terjadi dehidrasi. Oleh karenanya, Anda tetap perlu memperhatikan asupan makanan dan cairan.

5. Payudara Terasa Nyeri dan Berubah

Ciri ciri hamil muda berikutnya adalah payudara yang terasa nyeri seperti saat sebelum menstruasi, tapi lebih parah. Rasa sakit ini hanya bersifat sementara hingga tubuh terbiasa dengan peningkatan hormon.

Selain itu, payudara juga bisa mengalami beberapa perubahan, seperti:

  • lebih lunak ketika disentuh
  • bertambah besar
  • area di sekitar puting (areola) menggelap dan membesar.

Baca Juga: Cara Tepat Mengetahui Masa Subur dan Siklus Haid

Ciri Ciri Hamil Muda yang Jarang Disadari

Selanjutnya kita akan membahas beberapa tanda tanda hamil muda yang jarang disadari. Umumnya hal ini dikarenakan gejalanya mirip dengan yang dirasakan saat menstruasi.

1. Kram Ringan pada Perut

Pada saat hamil, Anda akan merasakan kram perut ringan seperti saat sedang haid. Hal ini akan datang dan pergi selama beberapa hari.

Untuk gejala ini, Anda perlu waspada jika kram sangat parah atau terjadi di satu sisi tubuh saja. Segera bawa diri Anda ke dokter, karena ini bisa jadi merupakan gejala kehamilan ektopik atau komplikasi lainnya.

2. Muncul Flek/Bercak Darah

Apakah Anda menemukan adanya bercak darah yang muncul, namun hanya 1 hingga 2 tetes? Bisa jadi itu adalah tanda kehamilan dan bukan menstruasi.

Ini merupakan ciri hamil yang sering tidak disadari, karena orang mengira bahwa dirinya sedang mengalami menstruasi ringan dan bukan hamil.

Gejala ini sering juga disebut pendarahan implantasi, yang merupakan tanda bahwa embrio telah menempel di dinding rahim. Flek darah biasanya akan muncul sekitar 10 hari setelah pembuahan, dan dapat berlangsung beberapa hari.

3. Perubahan Suasana Hati (Mood Swing)

Saat hamil, hormon dalam tubuh Anda akan berubah. Perubahan hormon inilah yang menyebabkan suasana hati menjadi berubah-ubah, seperti bisa merasa sedih, tertekan, gelisah, hingga mudah marah.

Perubahan suasana hati atau mood ini juga sering kali tidak disadari sebagai ciri ciri hamil muda.

Meski normal terjadi, namun gejala ini perlu diwaspadai jika sampai merasa depresi dan berpikir ingin menyakiti diri sendiri. Segera kunjungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

4. Konstipasi/Sembelit

Selain menyebabkan suasana hati yang berubah-ubah, perubahan hormon juga bisa menyebabkan sistem pencernaan melambat. Oleh karenanya, hal ini bisa menyebabkan sembelit atau konstipasi.

Sembelit merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh banyak orang, sehingga wanita tidak sadar bahwa sembelit yang dialaminya ini adalah tanda tanda hamil.

5. Sakit Kepala, Hidung Tersumbat dan Mimisan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, saat hamil volume darah akan meningkat dan hormon dalam tubuh akan berubah. Kedua hal ini dapat mengakibatkan sakit kepala, hidung tersumbat hingga mimisan.

Volume darah yang meningkat membuat selaput lendir di hidung membengkak dan kering, sehingga mudah terjadi pendarahan di hidung.

6. Perut Kembung

Tanda awal kehamilan berikutnya adalah perut kembung. Walaupun butuh waktu beberapa minggu atau bulan untuk merasakan adanya bayi di dalam rahim, namun peningkatan hormon juga bisa menyebabkan perut terasa kembung.

Gejala ini juga mirip dengan yang terjadi pada awal menstruasi. Dampaknya, Anda bisa jadi lebih sering buang angin dari biasanya.

7. Nafsu Makan yang Berubah

Makan menjadi salah satu masalah yang cukup membingungkan saat hamil. Ketika hamil, Anda bisa saja merasa ingin makan makanan tertentu, merasa lapar terus menerus, atau bisa juga tidak nafsu makan.

Pada kondisi ini, bisa saja makanan yang biasanya Anda sukai tiba-tiba menjadi makanan yang paling tidak Anda sukai. Selain itu, morning sickness juga bisa membuat nafsu makan menurun.

Kapan Mulai Merasakan Ciri Ciri Hamil Muda?

Waktu ciri ciri hamil muda mulai dirasakan bisa berbeda-beda pada setiap orang. Ada beberapa orang yang sudah merasakannya sejak beberapa hari setelah terjadinya pembuahan, tapi ada juga yang tidak merasakan tanda hamil bahkan setelah berminggu-minggu.

Tanda kehamilan memang sangat bervariasi. Bahkan, orang yang sama bisa mengalami gejala yang berbeda pada kehamilan yang berbeda.

Apakah Bisa Merasakan Ciri Ciri Hamil Muda Sebelum Telat Haid?

Ya, ciri-ciri hamil bisa saja mulai dirasakan sebelum terlambat haid, bahkan pada 1 minggu pertama kehamilan.

Ciri ciri hamil muda 1 minggu pertama yang dapat diperhatikan adalah perubahan dan rasa nyeri pada payudara, mual, kelelahan, kram dan munculnya bercak darah.

Meski demikian, tidak semua orang akan merasakan gejala tersebut pada 1 minggu pertama kehamilan, atau sebelum terlambat menstruasi.

Selain itu, tanda tanda hamil 1 minggu pertama tersebut juga mirip dengan gejala menstruasi, sehingga sering sulit untuk dibedakan. Bahkan jika Anda terlambat menstruasi pun, bisa jadi Anda tidak hamil.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengetahui kehamilan adalah dengan melakukan tes kehamilan.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Tes Kehamilan?

Menghitung Masa Subur atau "Fertile Window" dan Melakukan Tes Kehamilan

Pertanyaan selanjutnya adalah, “kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes kehamilan?”.

Tes kehamilan yang dilakukan menggunakan test pack bekerja dengan mendeteksi tingkat hormon (hCG) tertentu. Saat hamil, tingkat hCG ini akan meningkat dan bisa terdeteksi dari urin.

Waktu yang tepat untuk melakukan tes kehamilan ini adalah saat melewatkan menstruasi atau telat haid. Pada saat itu, umumnya tingkat hCG dalam tubuh sudah cukup tinggi untuk bisa terdeteksi oleh alat test pack.

Tapi jika Anda mau hasil yang lebih akurat, Anda bisa menunggu 1 minggu setelah telat haid untuk melakukan tes ini.

Tes yang dilakukan dengan cara dan waktu yang kurang tepat, dapat memberikan hasil yang tidak akurat. Baca penjelasan selengkapnya di artikel berikut:

Bisakah Melakukan Tes Kehamilan Sebelum Telat Haid?

Beberapa alat test pack mengklaim bisa memberikan hasil tes kehamilan yang akurat bahkan sebelum telat haid. Meski demikian, perlu diingat bahwa melakukan tes kehamilan terlalu cepat berisiko untuk memberikan hasil negatif palsu.

Hasil negatif palsu ini berarti hasil tes menunjukkan bahwa Anda tidak hamil, padahal sebenarnya Anda hamil. Hal ini dikarenakan hCG masih belum bisa terdeteksi oleh test pack.

Jika Anda perlu segera melakukan tes kehamilan, Anda bisa memilih tes kehamilan dengan sampel darah di laboratorium kesehatan. Tes ini lebih sensitif dalam mendeteksi hCG, karena tingkat hCG di dalam darah lebih tinggi dibanding di urin.

Meski demikian, tes ini paling cepat dilakukan satu minggu sebelum terlambat haid, dan masih ada risiko Anda mendapatkan hasil negatif palsu jika terlalu cepat dilakukan.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang ciri ciri hamil muda dan waktu tes kehamilan terbaik. Sekian dulu pembahasan kali ini.

Jika Anda tertarik dengan pembahasan dr. Ivan Sini seputar program hamil dan kehamilan muda, jangan lupa cek artikel lainnya serta follow dan subscribe TikTok, Instagram dan Youtube dr. Ivan Sini ya!

 

Sumber:

Cleveland Clinic, diakses pada Oktober 2023, Am I Pregnant? Early Symptoms of Pregnancy and When to Test

Mayo Clinic, diakses pada Oktober 2023, Symptoms of pregnancy: What happens first

Forbes Health, diakses pada Oktober 2023, Week 1 Pregnancy Symptoms: What To Watch For

Recent Posts

Tips Menghidari Serangan GERD

Tips Mencegah Serangan GERD Kambuh

Pada artikel sebelumnya, kita sudah banyak membahas tentang pengalaman pasien GERD, penyebab hingga gejalanya. Kali ini, kita akan membahas tentang apa saja tips untuk mencegah serangan GERD kambuh berdasarkan pengalaman…
Read more >
Bisakah Mengelola GERD dalam Kehidupan Aktif

Bisakah Mengelola GERD dalam Kehidupan Aktif?

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), sering kali dianggap sebagai halangan untuk orang yang ingin menjalani gaya hidup aktif. Namun, bagi Bu Nita, anggapan tersebut tidak berlaku. Di tengah kesibukan dan kecintaannya…
Read more >