Gejala Hamil Muda yang Paling Sering Ditanyakan ke Dokter

Gejala Hamil Muda yang Paling Sering Ditanyakan ke Dokter - dr. Ivan Sini

Dalam kehamilan muda, memang banyak gejala yang tidak diinginkan akan terjadi.

Beberapa gejala hamil muda yang sering dialami ibu hamil adalah mual, muntah, pendarahan ringan, nyeri, atau kelelahan.

Namun, apa gejala yang paling sering ibu hamil tanyakan ke dokter?

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang gejala hamil muda yang paling sering dikeluhkan dan cara mengatasinya.

Yuk kita bahas!

Gejala Hamil Muda paling Sering Ditanyakan ke Dokter

Secara umum, ada tiga gejala hamil yang sering ditanyakan oleh ibu hamil kepada dokter. Ketiga gejala tersebut adalah mual, pendarahan ringan, dan kram.

Berikut penjelasannya lebih rinci:

1. Mual

Mual merupakan salah satu tanda hamil yang paling sering dialami dan wajar terjadi.

Apa yang menyebabkan mual saat hamil muda?

Penyebab utama dari gejala ini adalah terjadinya peningkatan kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dalam tubuh ibu hamil.

Hormon ini akan meningkatkan produksi asam lambung, sehingga muncul rasa tidak nyaman pada lambung ibu.

Untuk mengatasi mual, umumnya dokter akan menganjurkan obat alami yang mengandung antiemetik, seperti permen jahe atau teh jahe.

Antiemetik merupakan kelompok obat yang berfungsi untuk meredakan gejala mual dan muntah.

2. Pendarahan Ringan atau Spotting

Gejala kedua adalah terjadinya pendarahan ringan atau spotting.

Kondisi munculnya flek atau pendarahan ringan merupakan gejala yang dialami oleh satu dari lima ibu hamil dalam tiga bulan pertama kehamilan.

Meski demikian, gejala ini tidak selalu menjadi tanda bahwa ada masalah pada kehamilan yang dapat terjadi dikemudian hari.

Oleh karenanya jika ibu mengalami spotting, sebaiknya ibu memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan bahwa tidak ada masalah yang terjadi pada kehamilannya.

3. Kram

Gejala selanjutnya yang sering ditanyakan adalah kram pada bagian perut.

Kram merupakan gejala yang wajar dialami oleh ibu hamil. Kondisi ini disebabkan oleh rahim ibu yang membesar saat mengandung.

Walaupun wajar terjadi, namun gejala ini perlu diwaspadai karena bisa menjadi gejala masalah kesehatan lain.

Beberapa masalah yang dapat terjadi dan ditandai dengan kram adalah infeksi saluran kencing dan iritasi dari rahim.

Oleh karena itu, sebaiknya ibu tetap memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan bahwa tidak ada masalah kehamilan yang terjadi.

Gejala Hamil Muda Lainnya yang Sering Terjadi

Selain gejala-gejala yang sering ditanyakan di atas, ada juga gejala hamil muda lain yang sering terjadi, yaitu:

  • Terlambat Menstruasi: Setelah pembuahan terjadi, tubuh akan menghentikan ovulasi sehingga siklus haid juga akan terhenti sampai bayi Anda lahir.
  • Sering Buang Air Kecil: Saat hamil, jumlah darah ibu akan meningkat sehingga ginjal akan banyak menyaring darah. Hal inilah yang menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat.
  • Nyeri: Umumnya ibu akan merasa nyeri pada bagian payudara. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon yang terjadi saat hamil.
  • Kelelahan: Pada awal kehamilan, umumnya ibu akan mudah merasa kelelahan. Penyebabnya adalah meningkatnya kadar hormon progesteron di dalam tubuh.

Jika Anda ingin tahu lebih rinci mengenai ciri-ciri hamil muda, Anda bisa mengunjungi artikel berikut ini “12 Ciri Ciri Hamil Muda yang Paling Awal Terjadi”.

Itulah gejala hamil muda yang sering ditanyakan ke dokter dan yang sering dialami oleh ibu hamil.

Pada artikel-artikel selanjutnya, kita akan membahas lagi tentang hal-hal yang perlu diketahui dalam mempersiapkan kehamilan.

Jika Anda tertarik dengan pembahasan dr. Ivan Sini seputar program hamil dan kehamilan muda, jangan lupa cek artikel lainnya serta follow dan subscribe TikTok, Instagram dan Youtube dr. Ivan Sini ya!

 

Terakhir diperbarui pada: 25 November 2023

Sumber referensi:

Recent Posts

Peran Genomik dalam Pemeriksaan DNA Forensik

Peran Genomik dalam Pemeriksaan DNA Forensik

Anda pernah menonton serial Crime Scene Investigation (CSI)? CSI bercerita tentang cara tim forensik dari Las Vegas untuk membongkar kasus kriminal hingga kematian yang tidak wajar. Apakah genomik bisa membantu…
Read more >