6 Persiapan IVF yang Perlu Dilakukan Ibu dan Ayah

Ayah dan Ibu Bekerja sama dan berhasil melakukan IVF

Persiapan IVF menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam memperoleh momongan menggunakan cara yang satu ini.

IVF atau biasa dikenal dengan istilah bayi tabung merupakan proses penggabungan sel telur dan sel sperma diluar rahim hingga siap dimasukkan ke dalam rahim ibu.

Lalu apa saja yang harus dipersiapkan oleh ibu dan ayah?

Baca Juga: Apa Itu IVF? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Persiapan Kondisi Fisik Ibu sebelum IVF

Persiapan program IVF atau bayi tabung perlu dilakukan oleh kedua pasangan, baik pria maupun wanita.

Jika pria memiliki tubuh yang sehat, maka akan menghasilkan sel sperma yang baik dan siap untuk membuahi.

Begitu pula dengan wanita. Jika tubuhnya dalam kondisi yang sehat, akan menghasilkan sel telur yang baik dan siap dibuahi serta bisa menjalani semua tahapan IVF dengan lebih optimal.

Jadi apa saja yang perlu dipersiapkan agar kondisi fisik baik?

Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!

1. Olahraga Teratur

Persiapan IVF yang pertama bagi ibu adalah memperbanyak aktivitas olahraga.

Melakukan olahraga minimal 30 menit setiap harinya dengan frekuensi minimal 5 hari dalam seminggu akan membuat daya tahan tubuh ibu lebih baik.

Selama menjalani program IVF, kondisi ibu akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan bayi tabung.

Sehingga olahraga menjadi hal wajib yang dilakukan oleh ibu agar kondisi tubuh tetap sehat dan mengurangi resiko terkena penyakit selama menjalani masa kehamilan.

2. Mengkonsumsi Vitamin

Persiapan sebelum IVF yang kedua adalah dengan mengkonsumsi vitamin khususnya vitamin prenatal.

Vitamin ini wajib dikonsumsi 30 hari sebelum proses bayi tabung dilaksanakan untuk meningkatkan kadar asam folat dalam tubuh ibu.

Vitamin prenatal ini juga akan mengurangi kemungkinan bayi lahir dalam kondisi cacat tulang belakang atau otak.

Jadi, pastikan konsultasi dengan dokter mengenai konsumsi vitamin prenatal agar selama masa kehamilan selalu sehat dan melahirkan bayi yang sehat.

3. Mengurangi Konsumsi Kafein

Kafein merupakan salah satu zat yang terkandung dalam teh atau kopi. Pada zaman sekarang, banyak orang yang sangat ketergantungan dengan kopi sebagai sumber asupan kafein.

Jika Anda sedang akan melakukan program IVF sebaiknya mengurangi konsumsi kafein hingga 50%.

4. Menghindari Stress Berlebihan

Stress berlebihan seringkali membuat ibu jatuh sakit atau mengganggu kesuburan ibu. Kondisi ini tentunya akan menghambat proses pelaksanaan bayi tabung.

Sehingga ada baiknya mengelola stress dengan baik untuk menjaga kesehatan dan kesuburan.

5. Mengkonsumsi Makanan Sehat

Asupan makanan menjadi salah satu kunci utama kesehatan seorang ibu.

Jadi, sebelum menjalani program bayi tabung, Anda harus makan berbagai jenis makanan yang kaya akan nutrisi sehingga kebutuhan nutrisi harian dalam tubuh bisa terpenuhi.

6. Berhenti Merokok dan Konsumsi Alkohol

Salah satu kebiasaan buruk ibu yang harus dihentikan ketika ingin program bayi tabungnya berhasil adalah merokok dan mengkonsumsi alkohol.

Merokok dan mengkonsumsi alkohol akan sangat berpengaruh pada tingkat kesehatan dan kesuburan seseorang.

Anda bisa mencoba menggantinya dengan mengkonsumsi berbagai makanan olahan yang lebih sehat sehingga nutrisi terpenuhi dan stress lebih terjaga.

Dengan begitu, keinginan untuk mengkonsumsi alkohol atau merokok dapat ditekan.

Baca Juga: Prosedur IVF Lengkap, Persiapan sampai Kehamilan

Persiapan IVF Lainnya

Selain beberapa persiapan diatas yang dikhususkan kepada ibu, ada juga persiapan yang wajib dilakukan sebelum menjalani program IVF yakni:

1. Dukungan Pasangan

Proses bayi tabung dari awal hingga akhir bukanlah proses yang singkat.

Jadi ayah perlu memberikan support yang akan menjadi kekuatan bagi ibu untuk tetap kuat dan konsisten dalam melaksanakan semua tahapan program IVF.

Selain memberikan support, suami dan istri juga harus memiliki bentuk komunikasi yang baik sehingga selama proses IVF dilakukan.

Apabila menemukan masalah bisa diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan stress.

2. Dukungan Keluarga

Selain dukungan suami, meminta dukungan dari keluarga terdekat akan memberikan dorongan semangat dan kebahagiaan yang lebih bagi ibu.

Jadi, sebaiknya sampaikan kepada keluarga terdekat bahwa Anda sedang menjalani program IVF bersama dengan suami untuk memperoleh momongan.

Persiapan IVF perlu dilakukan dengan matang dan saling support antara suami dan istri.

Menjaga kesehatan dan kesuburan menjadi kunci keberhasilan program bayi tabung hingga bisa menghadirkan momongan yang diimpikan di tengah keluarga yang bahagia.

Jika Anda tertarik dengan pembahasan dr. Ivan Sini seputar program hamil dan kehamilan muda, jangan lupa cek artikel lainnya serta follow dan subscribe TikTok, Instagram dan Youtube dr. Ivan Sini ya!

Recent Posts